FSPPB Segel Ruang Kerja Komisaris Pertamina

Pertamina Archandra FSPPB

Aksi FSPPB melakukan penyegelan ruangan Wakil Komut Pertamina Archandra Tahar dan jajaran komisaris lainnya.

       

TerbitNews - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengsegel ruang kerja jajaran Komisaris PT. Pertamina Persero (Tbk).

"Penyegelan ruang kerja Komisaris ini merupakan tindak tegas dari pencopotan dua pimpinan kami, mereka yang mengusulkan posisi Wadirut adalah Komisaris dan semua ditandatangani Komisaris kemudian disetujui oleh Menteri BUMN. Jadi mereka harus bertanggung jawab," ujar Ketua Dewan Pembina FSPPB, Ugan Gandar kepada wartawan di Jakarta, Rabu, (1/3/2017).

Menurutnya, pengangkatan Wadirut yang dilakukan Dewan Komisaris dengan alasan untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme hanya sebuah skenario busuk.

"Alasan tersebut saya kira hanya alasan klasik dan pembodohan, karena 4 bulan berikutnya ternyata terjadi benturan luar biasa antara Dirut dan Wadirut, ini sebuah skenario yang sangat luar biasa,"paparnya.

Untuk itu, FSPPB menuntut posisi Wadirut untuk segera dibatalkan.
"Karena selama ini posisi Wadirut memang tidak ada manfaatnya. Kan aneh masak jobnya yang lebih besar. Ini menjadi pertanyaan bagi kami, kenapa Wadirut selevel dengan Direktur Hulu?. Padahal Direktur diambil dari beberapa Direktorat," tegasnya.

FSPPB menyegel tiga ruang Komisaris, antara lain; Tanri Abeng (Komut), Arcanda Tahar (Wakil Komut), Edwin Hidayat Abdullah (Anggota Komisaris).

"Jika kantor mereka ingin dibuka, Mereka harus bertemu dengan kami apakah itu Komut apakah Wakomut. Kalau mereka maksa untuk masuk, silahkan saja kami akan kunci dari luar, kita segel," pungkasnya.

Setelah melakukan aksi segel ruang kerja jajaran Komisaris. FSPPB mengelar apel siaga dan doa bersama untuk mendoakan kemajuan, kesuksesan PT Pertamina.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top