Rizal Ramli: Kalau Saya jadi Presiden Pendapatan Petani Naik Dua Kali Lipat

Rizal ramli

       

Jakarta, Terbitnews - Tokoh nasional dan ekonom senior Rizal Ramli, mengungkapkan, dirinya akan melakukan penerapan kebijakan harga atau pricing policy untuk mensejahterakan petani jika menjadi presiden. "Kalau saya jadi presiden tiap panen petani harus tambah untung 15 persen," kata pria yang akrab disapa RR dalam diskusi virtual Political and Public Policy Studies (P3S), Senin, (7/9/2020). Menurutnya, pricing policy akan mendorong petani meningkatkan produksinya sehingga mereka akan mengalami keuntungan berlipat setiap kali panen. "Dalam waktu 5 tahun, pendapatan (petani) naik dua kali lipat. Sehingga, orang lebih bangga jadi petani daripada sopir ojek," ujar Rizal. Manta Menko Ekuin itu menjelaskan, di Jepang hal tersebut sudah diterapkan sehingga kesejahteraan petani di negeri matahari terbit itu telah berada di level makmur karena pemerintah mendukung produksi lahan dengan berbagai insentif sehingga kebijakan harganya terjaga. Rizal mengatakan, pada era Orde Baru pemerintah pernah menerapkan pricing policy dengan menjaga rasio gabah dan pupuk dengan perbandingan 3:2. Kala itu, menurut dia, pemerintah memberikan subsidi pupuk kepada petani sehingga rasio keduanya cukup besar. Dan setiap kali panen, petani memperoleh keuntungan 50 persen. "Namun hari-hari ini rasio keduanya sangat rendah, bahkan minus karena pemerintah tidak lagi mendukung petani dengan insentif pupuk untuk meningkatkan produksi," ungkapnya. Saat inu, kata dia, pemerintah justru mengeluarkan kebijakan bantuan sosial berbasis kartu-kartu yang dinilai cukup menyulitkan petani. "Presiden kita ini senang sekali dengan kartu-kartu. Kartu-kartu ini bukan mengatasi masalah. Petani sama saja ribet mengurus prosesnya (untuk mendapatkan bantuan)," kata dia. Saat ini, Rizal mengklaim harga pupuk terus melambung sehingga petani kian buntung. Ia mengakui bahwa subsidi pupuk pada masa lalu berpotensi bocor hingga 20 persen. Namun, kata dia, setidaknya subsidi ini lebih mengatasi masalah ketimbang terbitnya kartu-kartu bantuan.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top