Pesan Djoko Santoso ke Rizal Ramli, Ingin Lihat Indonesia Hebat dan Makmur

DjokoSantoso,RizalRamli

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso silaturahmi ke rumah DR. Rizal Ramli

       

Jakarta, TerbitNews - Sebelum wafat, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso silaturahmi ke rumah DR. Rizal Ramli 2 bulan yang lalu, dan Jendral Djoko mengatakan "Saya tidak punya ambisi pribadi lagi, saya hanya ingin lihat Indonesia hebat dan makmur, Tolong Mas Ramli.".

Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Panglima TNI DJoko Santoso.

"Beliau adalah sahabat dan pemimpin yang berani, punya visi, penuh tanggung jawab, perduli pada  rakyat dan negara, berdedikasi pada bangsa dan memegang teguh Pancasila/Sapta Marga sampai akhir hayatnya," kata Rizal Ramli, Menko ekuin era Presiden Gus Dur. 

RR mengaku terkejut atas wafatnya Djoko Santoso, dan berdukacita atas kepulangannya..RR dekat sekali dengan Jendral Djoko Santoso, kenal sejak MayJen. Tokoh yang halus budi, dan selalu memikirkan nasib bangsa. Djoko Santoso diketahui  pernah menjabat Ketua Timses Prabowo pada Pilpres 2019.

''Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, semoga alm Pak Djoko Santoso meninggal dalam Husnul khatimah,keluarga yg ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan. Allahummagfirlahu warhamhu wa 'afihi wa'fuanhu.... (Ya  Tuhanku,ampunkanlah  dia dan kasihanilah dia,sejahterakan lah diadan hapuslah dosanya,muliakan kedatangannya dan luaskan tempat diamnya).Semoga ruhnya memperoleh tempat terbaik disisi Allah.Aamiin yaa Robbalaalamiin.

Demikian keluarga besar dan jaringan RR menyampaikan dukacita tersebut. Djoko Santoso adalah Panglima TNI pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia menjabat Panglima TNI sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010.

Djoko Santoso menjadi Panglima TNI di era Presiden SBY menggantikan Djoko Suyanto. Sebelum menjabat Panglima TNI, Djoko Santoso sempat menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (AD) dan kemudian menjadi Kepala Staf TNI AD (KSAD). Djoko menjadi KSAD pada 2005-2007. Pria kelahiran 8 September 1952 itu juga aktif di beragam organisasi.

Djoko tercatat pernah menjadi Ketua Dewan Penasihat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ketua Dewan Pembina IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia), hingga Ketua Dewan Pembina Gerakan Indonesia ASA (Adil, Sejahtera, Aman). Sekitar 2015, Djoko memutuskan terjun ke dunia politik.

Selepas jabatannya, Djoko Santoso memang tak langsung ke partai politik, tetapi dia kerap muncul dalam peristiwa politik. Djoko Santoso mendirikan Gerakan Nasional ASA (Adil, Sejahtera, Aman) pada 2013. Di Pilpres 2014, dia juga memberikan dukungan untuk Prabowo Subianto. Terakhir, Djoko Santoso menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top