Ali Mahsun: Bom Bunuh Diri Surabaya Biadab

PKL

Ketua APKLI, Ali Mahsun, M. Biomed

       

Jakarta, Terbitnews - Keluarga Besar Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI ) dan PKL di seluruh tanah air mengecam keras atas tindakan biadab bom bunuh diri di Surabaya, Minggu, 13 Mei 2018. 
 
”Bom bunuh diri Suroboyo biadab, basmi penteror dan pemecah belah bangsa Indonesia,” kata Ketua Umum APKLI dr Ali Mahsun, M.Biomed, Minggu (13/5).
 
Ali Mahsun menyatakan belasungkawa kepada para korban yang meninggal dunia, dan mendoakan agar korban luka yang masih dirawat di rumah sakit segera sembuh.
 
Dia menghimbau kepada jajaran APKLI diseluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segenap daya para penteror dan pemecah belah bangsa yang selalu membawa isu agama, ras, suku dan etnik di negeri ini
 
“Kalian semua harus di digarda depan melawannya hingga titik darah penghabisan demi Merah Putih dan NKRI dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Apapun resikonya, Indonesia harus tetap bersatu, merdeka dan berdaulat. Indonesia harus mampu mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” papar Ali.
 
Ali meminta PKL di seluruh Indonesia untuk tetap berjualan, tetap bekerja,  tidak boleh terprovokasi segala bentuk upaya pecah belah bangsa berbasis isu SARA. “PKL juga harus membantu aparat keamanan untuk membasmi terorisme,” papar Ali yang juga mendeklarasikan diri menjadi calon presiden. 

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top