Luar Biasa, Menteri Rini Berhasil Kurangi BUMN Merugi Dari 26 Menjadi 12

Menteri BUMN

Menteri Rini Soemarno (dua dari kiri) dan Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN. Ahmad Bambang (dua dari kanan)

       

Jakarta, TerbitNews - Kinerja Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno patut diberi acungan jempol. Berkat kerja kerasnya beserta jajaran, dari 26 BUMN yang mengalami kerugian, kini tinggal 12 BUMN.
 
Rini menargetkan tahun ini 2018, tidak ada lagi BUMN yang merugi. “Saya menargetkan tidak ada lagi yang merugi pada tahun ini. Saya meminta kepada Eselon 1 kementerian BUMN dan BUMN yang masih merugi untuk bekerja keras demi mengubah rapor negatif selama ini," ujar Rini di acara Fun Bike dan Pesta Kuliner dalam rangka HUT ke-20 Kementerian BUMN di kantornya, Jakarta, Minggu (25/3/2018).
 
Melalui berbagai sinergi BUMN, Kementerian BUMN berhasil menurunkan kerugian BUMN sebesar Rp 5,2 triliun pada 2017, dari yang sebelumnya Rp 6,7 triliun pada 2016.
 
Apresiasi
 
Atas prestasi ini tersebut, pengamat kebijakan publik, Zulfikar Ahmad menyampaikan apresiasinya. “Saya apresiasi kerja keras Menteri Rini dan jajarannya yang berhasil mengurangi BUMN yang merugi. Ini kerja luar biasa BUMN harus sehat untuk mendorong kesejahteraan rakyat dan pembangunan negeri ini,” papar Zulfikar kepada TerbitNwes, Minggu (1/4/2018).
 
Zulfikar juga menyarankan agar Menteri Rini tidak segan-segan mencopot direksi dan komisaris BUMN yang kinerjanya buruk sehingga tidak bisa membuat BUMN yang dipimpinnya sehat dan memberi kontribusi kepada negara.  
 
“Direksi dan komisaris yang kinerjanya buruk hanya akan menjadi beban, ganti saja mereka dengan yang lebih baik dan cerdas. Yang penting saya mendukung keinginan Menteri Rini agar tahun ini tidak ada BUMN yang merugi,”ujar Zul, panggilan akrabnya.
 
Kebersamaan
 
Pada kesempatan lain Menteri Rini menyatakan  harap tahun ini menjadi tahun kebersamaan bagi seluruh BUMN yang ada. Saat ini jumlah BUMN mencapai 123 perusahaan. "Jadi saya betul-betul menginginkan tahun ini adalah tahun kebersamaan. Tahun keluarga besar BUMN," katanya. 
Sehingga pada tahun depan, di ulang tahun Kementerian BUMN ke-21, lanjut Rini, BUMN-BUMN ini bisa tumbuh tanpa mengalami kerugian. Dengan demikian, BUMN bisa menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.
 
"Sehingga nanti di tahun depan kita bisa merayakan ulang tahun kita yang ke-21 Kementerian BUMN sudah tumbuh dewasa. Kita betul-betul menjadi keluarga besar yang bahagia dan sejahtera bersama," tukas Rini.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top