Catatan Rizal Ramli Saat Diundang Ceramah di Gontor Ponorogo

Rizal Ramli

Rizal Ramli dengan KH Hasan Abdullah Sahal, sesepuh pesantren yang juga putra pendiri Pesantren Gontor, KH Abdullah Sahal, terasa penuh rasa kekeluargaan. RR pernah nyantri di pesantren ini.

       

‬Iya bung Dodi, sayang bung Dodi lagi di Jakarta. Benar sekali Gontor sudah berusia 91 tahun sejak 1926, sekarang. Di samping Pondok pesantren juga sudah punya 13 kampus di seluruh Indonesia, termasuk di Poso dan di Aceh.

Saya terkaget-kaget pendidikannya sangat modern, pakai bahasa Inggris dan bahasa Arab, sehari hari mereka belajar berpakaian jas dan dasi, seperti di Barat. Tidak pakai gamis dan sarung.

Kampus mereka asri dan bersih, punya fasiltas luar biasa. Kendaraan jemputan rombongan RR dan mengantar kemana mana dengan kendaraan Alphard terbaru dengan no polisi 1926. Sesuai tahun kelahiran pondok Gontor. Luar biasa.

Hari pertama di Mantingan Ngawi kampus putri 1, dengan santriwati sebanyak 3.400 orang, dan mahasiswa sebanyak 670 orang. Dikampus putri 2 sebanyak 1.250 orang.

Sewaktu mereka diberi kuliah semua hadir, dan antusias bertanya, pertanyaan mereka cerdas dan nyambung. Bayangkan di tengah lautan perempuan. Ustadzah mereka 1:10. luas pesantren putri 25 Ha, dgn luas tanah 200 Ha.

Rizal Ramli dan santri Gontor

Besoknya, pagi, kita diterima para Kiyai oleh generasi kedua pendiri Gontor. Jam 9 RR memberi kuliah umum di Universitas Darussalam (Unida) Gontor Ponorogo dihadiri 1300 mahasiswa berpakaian jas dan pakai dasi, di Aula mewah seperti di Theater.

Di kampus Unida 1, sambutan mereka luar biasa disetiap jalan menuju gedung mereka berbaris disertai Menwa. Sore kita diantar ke Kediri, ke kampus Gontor 3, ba'da Isya RR memberi Tauziah ditengah 1300 santri di mesjid, dan jam 9 malam memberikan tauziah ditengah mahasiswa Gontor 800 orang.

Luar biasa pengetahuan mereka pertanyaan menukik mereka, sampai BLBI dan Freeport.

Rizal Ramli dan keluarga KH Zarkasyi

Saya baru pertama ke Gontor Ponorogo. Benar tercengang, luar biasa kampus mereka mengalahkan Universitas Negeri seperti UNPAD.

Pesantren yang kita kesankan begitu sederhana, pakai gamis dan sarung, ternyata setara dengan Universitas Oxford di Inggris, bahkan lebih luas kampusnya.

Terus terang baru terbuka mata saya, dengan pendidikan Islam di pondok dan kampus yang asri dan bersih dan sangat disiplin, punya 13 kampus diseluruh Indonesia.

Pantas alumni Gontor terkenal berkiprah dimana-mana, 91 tahun mereka sangat mandiri, tanpa gembar gembor.  Salut dengan pendidikan Gontor.

Setelah lagu Indonesia Raya dinyanyikan disetiap kehadiran, adalah Hymne ‘Pondok Ku’, yg membuat saya bergetar, karena dinyanyikan secara serentak ribuan santri dengan semangat.

Tiada kata lain yang saya ucapkan bung Dodi, salut buat pendiri Gontor, ternyata murid dan mahasiswa berasal dari seluruh pelosok Indonesia, bahkan dari luar negeri, Thailand, Malaysia, dan negara tetangga lainnya, mereka menghadirkan lulusan yang berkarakter kebangsaan dan religius...!! Bravo...!

Hidup Gontor...!

Secercah harapan timbul untuk kader-kader penerus bangsa... (Disampaikan oleh Dodi)

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top