Duet Jokowi (UGM)-Rizal Ramli (ITB) Pilihan Terbaik Perbaiki Ekonomi

Rizal Ramli Presiden Jokowi Pilpres 2019

Presiden Jokowi dan Rizal Ramli

       

Jakarta, TerbitNews - Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dinilai sejumlah kalangan masih carut marut, belum menunjukkan titik terang. Tak heran bila daya beli masyarakat masih lemah. Sebaliknya, dalam bidang politik, pembangunan hukum dan HAM dinilai memuaskan.

Pada Pilpres 2019 nanti jika Jokowi kembali mencalonkan diri sebagai presiden, tentu membutuhkan sosok ekonom mumpuni, yang potensial dan memiliki track record  yang bisa mendampinginya dalam periode kedua kepresidenan.

Sosok ekonom itu adalah DR Rizal Ramli (RR). Rizal Ramli memiliki pengalaman dalam pemerintahan dan terbukti mampu membalikkan keadaan dari keterpurukan menjadi peluang yang besar. 

Hal ini diakui mantan Komandan Barisan Soekarno/GMNI- ITB Suko Sudarso. Menurutnya, Rizal Ramli merupakan pakar ekonomi kerakyatan yang dinilai mampu mengatasi stagnasi ekonomi dan melemahnya daya beli rakyat.

“Duet Jokowi (UGM)-Rizal Ramli (ITB) adalah pilihan terbaik dan obyektif untuk perbaikan ekonomi, kondisi bangsa dan negara dewasa ini. Beliau adalah tokoh nasional  alumnus ITB, sebuah universitas di Tokyo dan Boston University, AS. RR juga merupakan Keluarga Besar Pesantren Pondok Gontor-Ponorogo dan Pesantren Tebu Ireng- Jombang yang disegani  dan dielukan rakyat karena kejujurannya, keberpihakannya pada rakyat, lurus dan membela kaum tertindas demi keadilan dan kesejahteraan bersama seluruh anak bangsa,” ujar Suko saat dimintai komentar terkait bakal calon wakil presiden pendamping Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, Presiden Jokowi menaruh kepercayaan pada Rizal Ramli, yang terbukti dari dimasukkannya ekonom tersebut dalam jajaran Kabinet Kerja. Namun, mantan Menko Perekonomian era kabinet Gus Dur ini harus terjungkal karena berani melawan kepentingan Menteri ESDM kala itu.

“Kalau Presiden Jokowi merekrut kembali Rizal Ramli ke dalam kabinet nanti, atau mengajukan Rizal Ramli sebagai Gubernur BI pada 2018 ini, maka  itulah sinyal kuat Jokowi untuk  kemungkinan merekrut RR dalam duet Jokowi-Rizal Ramli pada Pilpres 2019. Tidak sulit buat saya memprediksinya, kalau Presiden melakukan reshuffle dan menarik RR masuk kabinet, atau Presiden ajukan RR jadi calon Gubernur BI setelah Agus Marto berakhir 2018 nanti. Maka itu jelas sinyal kuat Jokowi untuk kemungkinan berduet  dengan RR. Sebelum itu terjadi, mari kita lihat saja segala kemungkinan yang terbuka ke depan,”  pungkasnya.

Tim Ekonomi

Sementara itu, Direktur Eksekutif Central Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengatakan, kinerja menteri  bidang ekonomi pemerintahan Jokowi sangat lemah, sehingga target pertumbuhan 6 persen tidak bisa tercapai. “Menteri ekonomi belum mampu memberikan terobosan yang bagus untuk peningkatan daya beli masyarakat,” ujar Uchock.

Pengamat kebijakan publik, Ichsanudin Noorsy, mengkritik kebijakan ekonomi pemerintahan Jokowi-JK. Menurutnya, kebijakan-kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintahan Jokowi, menjadi pukulan ganda bagi masyarakat yang hidup pada sektor riil.

Para pengangguran yang menjadi korban PHK dari perusahaan, tidak dapat bertahan hidup. Mestinya, saran Noorsy, paket kebijakan ekonomi pemerintah, menolong sang penolong.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so' - /opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0