Perusahaan Taksi Online Diduga Dalangi Aksi Demo Driver di Kemenhub

Taksi Online, Kemenhub

Ilustrasi Taksi Online

       

Jakarta, TerbitNews - Para sopir taksi online bakal menggelar aksi damai di depan Kementerian Perhubungan. Mereka menolak aturan baru Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 tahun 2017.
 
Sayangnya, aksi tersebut diwarna kabar tidak sedap. Diduga aksi tersebut didanai oleh salah satu perusahaan taksi online yang tidak terima dengan aturan tersebut. 
 
Menurut sumber, para driver diduga mendapat sokongan dana dari salah satu perusahaan taksi online untuk melakukan aksi penolakan permenhub tersebut.  
 
“Yang paling bermasalah ya perusahaan tersebut kalau ada tarif atas tarif bawah. Pasti rugi ya perusahaan tersebut, makanya yang paling banyak mengeluarkan uang ya dia,” kata sumber, Selasa (24/10).
 
Disebutkan sumber, perusahaan taksi online menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk menyokong aksi tanggal 25. 
 
“Hanya satu perusahaan yang bermain, dua laginya tidak. Kabarnya, perkelompok atau DPC mendapatkan uang ganti bensin Rp15 juta,” tegasnya.
 
Masih menurut sumber, sopir taksi online Jakarta yang mendapatkan lebih besar dibanding daerah. Kata dia, perusahaan ini mau bermain panjang. Karena mereka jelas takut dengan aturan ini, sementara para sopir maunya tarif atas tarif bawah jalan. Bicara stiker, KIR memang tidak mau. Tapi tarif atas tarif bawah driver seneng.
 
“DPC Jakarta ada 5 wilayah, Tangerang, Depok, Bekasi dan daerah lain. Kira-kira ya ratusan juta lah disebar untuk aksi nanti,” kata sumber yang salah satu pengurus organisasi driver ini.
 
Sumber menjelaskan, yang menjadi keberatan teman-teman driver adalah KIR dan stiker. Untuk tarif atas tarif bawah semua driver sangat mendukung. Di lapangan teman-teman menolak karena ada stiker jadi tidak bisa keluar kota.  
 
Diketahui, Rabu (25/10/2017), para sopir taksi online di seluruh Jabotabek akan melakukan aksi damai di Kemenhub. Mereka menolak aturan plat nomor, menolak stiker sewa khusus, menolak KIR Ketrik, menolak perjuangkan pasal-pasal dianulir Mahkamah Agung. Dari pesan yang diterima aksi ini akan dihadiri oleh JAKO United, DUGG, SAO, BOC, RFC, SPPO, MANDAR, K107, PAS, ADIKARA, FRISMER dan FDO.
 

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so' - /opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0