Menteri Jonan dituding Permalukan Dirut Pertamina

Pertamina

Ignasius Jonan

       

Jakarta - Sejumlah kalangan menyayangkan sikap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, yang membuka pesan instan melalui WhatsApp (WA) Dirut PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik soal kenaikan harga minyak dunia, ke publik.

“Tidak eloklah pesan dalam WA diungkap ke publik, dan saya kira itu tidak perlu. Seharusnya, Menteri  Jonan cukup membalas pesan yang disampaikan Dirut Pertamina secara pribadi atau jalur japri,” kata pengamat kebijakan publik Zulfikar Ahmad kepada TerbitNews,  Rabu (27/9/2017).

Menurut Zulfikar, pernyataan Menteri  Jonan sudah mempermalukan Dirut Pertamina, terutama terkait pernyataan Jonan yang menyatakan, mengapa hal tersebut ditanyakan kepadanya, padahal Massa lah yang memimpin Pertamina.

Lebih lanjut Jonan mengemukakan, "Ya Pertamina tetap Pertamina. Jadi kadang-kadang Pak Massa juga, ini yang Dirut siapa kok tanya saya," tambah Jonan diikuti tawa undangan.

Zulfikar mengemukakan, tak layak Jonan mengemukakan pernyataan tersebut ke publik. “Pak Massa kan cuma bertanya soal harga minyak dunia naik, dan dia ingin mendapat masukan dari pemerintah dalam mengatasi kenaikan harga minyak dunia itu. Emang minta masukan salah?” kata Zulfikar.

Seperti diketahui Menteri  Jonan menyampaikan pesan instan melalui WA kepada Jonan, terkait kenaikan harga minyak dunia.

Kenaikan harga minyak dunia tersebut dikhawatirkan merugikan Pertamina, karena harga bensin Premium dan Solar bersubsidi tidak naik.

"Pak Massa tadi pagi WA, Pak harga minyak mentah sudah naik terus. Kalau premium di-gap oleh pemerintah nanti Pertamina bagaimana," ujar Jonan, menirukan isi percakapan dalam acara Pertambangan dan Energi Expo 2017 di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2017).

“Pak Jonan tidak arif, seharusnya pesan WA tidak perlu disampaikan ke publik, toh Dirut Pertamina cuma minta masukan sang menteri bagaimana mencari jalan keluar dari dampak kenaikan harga minyak dunia itu terhadap Pertamina,” kata Indah, mahasiswi jurusan perminyakan.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so' - /opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0