Kinerja Buruk: Terdengar Kabar, Jokowi Copot Darmin dan Sri Mulyani

Presiden Jokowi Sri Mulyani Darmin Nasution

Darmin Nasution dan Sri Mulyani

       

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mencopot  Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati (SMI) dari jabatannya dalam waktu dekat ini. Kabar pencopotan ini ramai dibicarakan netizen di media sosial.

Netizen menyambut baik pencopotan kedua menteri itu karena tak mampu mencapai target pertumbuhan 6%. Tahun lalu, ekonomi kita hanya tumbuh 5,02%, lebih rendah dibandingkan 5,56% pada 2013. Namun setelah ditegur Presiden pertumbuhan buru-buru dinaikkan menjadi 5,7%.

“Ada kabar Sri Mulyani dan Darmin mau direshuffle.  Alasannya tak memenuhi target pertumbuhan, kinerjanya tidak perform,” kata netizen bernama Maloy.

Adjo, dalam sebuah grup WA juga menyambut baik pencopotan Darmin dan Sri Mulyani untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia dan menyelamatkan orang miskin.

“Sejak ada di kabinet, kedua menteri itu tak tahu apa yang dikerjakannya. Keduanya tidak melakukan terobosan apapun ditengah situasi ekonomi kita yang tidak sehat saat ini. Pak Darmin seperti orang bingung,” celoteh Adjo.

Hal senada disampaikan Awin, menurutnya Presiden Jokowi membutuhkan menteri bidang ekonomi yang tangguh dan cerdas. Namun, ternyata Menko dan Menkeu tidak bisa melakukan apapun. Kasihan Pak Jokowi, program Nawacitanya terutama di bidang ekonomi jalan di tempat,” papar Awin dalam grup WA lainnya.

Kecewa

Belakangan ini kinerja Darmin dan Sri Mulyani memang mendapat sorotan publik. Selain tak mampu meningkatkan pertumbuhan, keduanya juga tak juga mampu meningkatkanpendapatan negara, sehingga ekonomi rakyat semakin sulit. Pembangunan infrastruktur untuk memperbaiki kualitas konektivitas yang diharapkan, meleset.

“Bahkan, saking pas-pasannya kinerja Menko Darmin dan Sri Mulyani, target ekonomi yang dipatok tahun ini pun hanya 5,1%. Baru setelah dalam sidang kabinet Presiden ‘marah’, buru-buru target didongkrak jadi 5,7%. Bahkan paket-paket ekonomi berseri yang diluncurkan Darmin, berhenti di atas kertas,” ujar Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS).

Menurut Edy, Jokowi berharap banyak kepada keduanya untuk membenahi sengkarut perekonomian negeri. Kenyataannya keduanya tak mampu melaksanakan keinginan Jokowi.

Darmin Kebingungan

Sementara itu Sutia Budi, direktur Riset Global Base Review (GBR) mengemukakan, Menko Perekonomian belum mampu mengkoordinasikan Kementerian-Kementerian  yang ada dibawah koordinasinya.

“Darmin terlihat kebingungan. Lambatnya pertumbuhan ekonomi dan "pertarungan" kebijakan antar Kementerian disebut menjadi titik utama kelemahan,” kata Sutia.

Dia mengemukakan, Menko Darmin tidak mampu untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan di negeri ini. Dalam kondisi negeri seperti saat ini,  Indonesia butuh Menko yang kuat,  yang mampu mengkoordinasi dan mampu mensinergikan kekuatan.

Menurut Ketua Bidang Perekonomian & Moneter KORNAS FOKAL IMM ini, salah satu kementerian  di bawah Menko Darmin yang memiliki Kinerja rendah adalah Kementerian Keuangan yang dipimpin Sri Mulyani. Publik tidak mengetahui apa saja yang sudah dikerjakan oleh Mulyani.

Bahkan menteri ini juga kerap beralasan bahwa  lambannya pertumbuhan ekonomi Indonesia akibat pertumbuhan ekonomi dunia melambat, permintaan rendah, dan lain-lainnya. Mulyani pernah mengatakan,  upah kita kemahalan, produktivitas SDM rendah, dan semacamnya.

Padahal, lanjutnya, beberapa waktu lalu, Sri Mulyani pernah  berjanji menerima pekerjaan sebagai Menteri Keuangan untuk membuat APBN yang bisa menciptakan masyarakat adil dan makmur. Tapi mana buktinya?

“Mulyani cuma beretorika. Padahal, ditengah rendahnya pertumbuhan, anjloknya pendapatan negara, dan semakin sulitnya ekonomi rakyat, kita tidak membutuhkan menteri-menteri yang bisanya cuma beretorika, tapi  membutuhkan menteri yang melakukan hal-hal  konkret dan solusi cerdas untuk mengatasi keterpurukan ekonomi yang melanda negeri ini.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so' - /opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0