Tidak Benar Ada Matahari Kembar di Pertamina

Pertamina Direksi Pertamina BUMN

Pertamina

       

Jakarta - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono mengatakan, adanya posisi Wakil Dirut didalam komposisi jajaran Direksi Pertamina sesuai dengan keputusan RUPS Pertamina tahun lalu tidak bisa disebut sebagai adanya matahari kembar ditubuh Pertamina

Dia pun menyebut jika tuduhan yang tidak mendasar dari sejumlah pengamat dan LSM yang mengatakan kalau Pertamina didalam kekuasaan Genk Arie Sumarno yang merupakan mantan Dirut Pertamina itu adalah tidak benar dan meyesatkan.

"Kalau hari ini para petinggi Pertamina yang berasal dari legacy Pertamina seperti Ahmad Bambang Wakil Dirut dan Iskandar Dirut Marketing dan Tuharso serta VP dan GM yang saat ini ada dimanajemen dikatakan adalah Genk Arie Sumarno salah besar ,sebab yang benar mereka adalah junior junior Arie Sumarno ,dimana Arie Sumarno juga legacy Pertamina," ujarnya.

Jadi, menurutnya, wajar saja mereka semua itu dekat dengan Arie Sumarno sebagai senior mereka di Pertamina. Apalagi saat Arie Sumarno memimpin Pertamina, perusahaan tersebut berkinerja sangat baik  serta tingkat kesejahteraan karyawan Pertamina meningkat dan memutus aliran mafia Migas di Pertamina dengan mendirikan ISC yang akhir berakibat Arie Sumarno di copot oleh SBY

"Konyol lagi tuduhan kalau  Pertamina dikuasai genk Arie Sumarno  dengan posisi Meneg BUMN yang merupakan adik kandung Arie Sumarno  yang menambah posisi direksi Pertamina, padahal Direksi Pertamina itu dipilih lewat Tim Head Hunter dan Fit n Proper Test secara tranparant  yang dibawah kendali Presiden langsung," katanya.

Terlebih, terpilihnya Ahmad Bambang juga dikarenakan memiliki karir yang sangat  bagus dalam bidangnya di Pertamina, sehingga pada tahun 2016 terpilih sebagai direski BUMN terbaik. "Ini menunjukan kalau pilihan terhadap Ahmad Bambang sudah tepat dan melalui proses yang transparan."

Untuk itu, lanjutnya, sudah saatnya kini Pertamina yang merupakan perusahaan besar membutuhkan seorang Chief Operation Officer (CEO) seperti banyak perusahaan besar NOC  didunia, dimana Wakil Dirut Pertamina itu yang berposisi sebagai Chief Operating Officer  (COO) Pertamina.

Seperti diketahui, di kalangan bisnis di Indonesia sudah mulai banyak digunakan sebutan CEO sebagai pengganti sebutan jabatan Direktur Utama (Dirut) atau Presiden Direktur. Dalam struktur organisasi perusahaan di Indonesia hampir dapat dipastikan jabatan Direktur Utama sama dengan Presiden Direktur.

Sebaliknya di barat, khususnya di Amerika Serikat (AS), seorang presiden sebuah perusahaan belum tentu seorang CEO. Untuk perusahaan-perusahaan kecil, seorang CEO umumnya merangkap Presiden. Namun untuk korporasi-korporasi besar kedua posisi ini bisa dipegang oleh orang yang berbeda.

Istilah COO kurang banyak dikenal untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia  sedang di AS istilah President sering dipergunakan sebagai pengganti COO.

Ketika organisasi masih kecil, CEO dapat memberikan perhatian kepada semua permasalahan mulai dari isu yang sangat strategis, taktis sampai ke masalah tehnis sehari-hari. Dalam situasi seperti ini dia akan menjalankan fungsinya sebagai CEO

Ketika perusahaan telah berkembang menjadi korporasi yang besar, maka CEO dapat mendelegasikan masalah-masalah yang sifatnya sehari-hari(day-to-day operation), teknis, jangka pendek kepada seorang Wakil Dirut  atau COO sebagai orang kedua (second in command).

Dan biasanya CEO akan lebih focus kepada isu-isu yang bersifat strategis, eksternal dan jangka panjang. sedang COO menangani masalah-masalah yang bersifat taktis, internal dan jangka pendek. Walaupun membuat batasan yang jelas antara leadership dengan management tidak mudah, namun seorang CEO lebih banyak diharapkan memainkan perannya sebagai seorang “leader”, sedang COO menjalankan fungsi manajerial.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so' - /opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0