Pria 20 Tahun Ngamuk dan Muntahkan Peluru, 5 Tewas dan 8 Luka

Penembakan Amerika

Ilustrasi (ist)

       

Amerika Serikat - seorang pria berusia 20 tahun mengamuk dengan memberondongkan peluru ke sejumlah orang di Bandar Udara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood, Amerika Serikat (AS), Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).

Dlam peristiwa ini dilaporkan lima orang tewas, dan delapan lainnya luka. Pria yang mengenakan kaus "Star Wars" itu kemudian dibekuk petugas, demikian keterangan sejumlah saksi mata layaknya dikutip Reuters.

Polisi berhasil menembak pria itu ketika dia berupaya mengisi ulang senjatanya, demikian laporan jaringan televisi MSNBC.

Stasiun televisi itu mengabarkan bahwa penembak, yang tidak mengatakan apa-apa, diperkirakan berusia sekira 20 tahunan.

Ia membawa kartu tanda pengenal militer AS, kata Senator AS asal Florida, Bill Nelson, kepada MSNBC.

Seperti dilansir Antara, serangan Florida itu merupakan penembakan massal terbaru yang mewabah di AS dalam beberapa tahun belakangan ini.

Sekitar 90 menit setelah serangan, kepanikan kembali terjadi. Para penumpang dan personel kepolisian berlarian di bandara. Seorang polisi berteriak "Tiarap, tiarap!" dari tempat parkir di seberang terminal bandara, kata wartawan Reuters yang berada di lokasi.

John Schlicher, yang mengatakan kepada MSNBC bahwa ia menyaksikan penembakan, menggambarkan si pelaku sebagai pria langsing "yang mengarahkan tembakan kepada kami" ketika para penumpang sedang menunggu koper-koper mereka keluar dari mesin kargo berjalan.

Penembakan massal terburuk dalam sejarah AS terjadi pada Juni 2016, ketika seorang pria bersenjata membunuh 53 orang dan melukai 49 lainnya di sebuah klab malam kaum homoseksual di Orlando, Florida.

Salah satu penembakan massal paling mengejutkan muncul pada 2012, yaitu saat seorang pria memasuki sebuah sekolah dasar di Newtown, Connecticut, dan menembak hingga tewas 20 murid dan enam orang dewasa.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top