PILKADA DKI

Anies: Saya Temukan Kemiskinan Ekstrem di Jakarta

anies sandi pilkada dki 2017

istimewa

       

Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendatangi salah satu kantor majalah di daerah Kalibata Timur IV, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
 
Dalam undangan tersebut, Anies memaparkan kemiskinan yang ia lihat saat terlibat dalam gerakan Indonesia Mengajar. Gerakan yang mengirimkan putra putri dari universitas terbaik di Indonesia ke berbagai pelosok tersebut hingga saat ini masih diminati sebagai salah satu gerakan sosial yang sukses menginspirasi Indonesia. Atas program tersebut, Anies merasa telah mengenal kemiskinan.
 
"Saya telah datang ke daerah yang disebut miskin, tidak ada sinyal, tidak ada listrik, tidak mengenal teknologi. Terisolasi sudah," kata Anies, Rabu (28/12/2016).
 
Sebelumnya, kata mantan Menteri Pendidikan itu, ia tidak tahu apa-apa tentang kemiskinan. Ia telah berkeliling ke tempat-tempat yang sebelumnya tidak pernah ia kunjungi di Ibu Kota.
 
"Sejak ditugaskan sebagai cagub, saya menemukan kemiskinan ekstrem di Jakarta. I have not learn about poverty," tuturnya.
 
"Di Jakarta, kita akan menemukan kemiskinan dalam polusi yang luar biasa tinggi, kesendirian, ketimpangan, serta keputusasaan. Kemiskinannya pun diturunkan lintas generasi," papar Anies dengan nada bergetar.
 
Karena itulah, ia berencana mengentaskan kemiskinan ekstrem di Jakarta melalui dua pendekatan utama berdasarkan jangka waktunya.
 
"Jangka pendek melalui tersedianya lapangan pekerjaan, turunnya angka pengangguran. Tapi itu tidak cukup. Jangka panjang, kita akan selesaikan (kemiskinan) melalui pendidikan," tegas Anies.
 
Upaya pengentasan kemiskinan, sambung Anies, adalah bagian terpenting agar tegaknya keadilan sosial. Dalam pandangan Anies, keadilan adalah tanggung jawab moral besar yang harus dibereskan oleh gubernur terpilih.
 
"Rasanya persoalan di Jakarta adalah keadilan sosial. Ini core problem yang menurut pandangan kami tidak menjadi perhatian serius. Yang jadi perhatian adalah benda mati, infrastruktur penopang kehidupan. Tapi kehidupannya itu sendiri kurang diperhatikan," jelasnya.
 
Ia pun kembali mengingatkan agar jangan pernah mengatakan warga yang miskin itu orang dari luar Jakarta.
 
"Karena kita belum ada di sini, mereka sudah ada selama puluhan tahun tinggal di Ibu Kota," papar Anies.
 
Ia berharap bahwa setiap warga Jakarta harus memandang warga miskin sebagai saudara sebangsa. Menurutnya, tugas seorang gubernur bukanlah meniadakan orang miskin, namun menghapuskan kemiskinan itu sendiri.
 
"Selama ini orang miskin dipindahkan ke gedung-gedung, dihilangkan. Orang miskin dipinggirkan dan termarginalkan. Kita akan berikhtiar untuk mengubah itu. Insya Allah kita buat Jakarta berubah," tutup Anies.
 
 

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so' - /opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0