Susi Akan Tenggelamkan 122 Kapal Asing Pencuri Ikan

Menteri Susi Pencurian Kapal

Ilustrasi

       

Jakarta - Aktivitas pencurian ikan atau illegal fishing masih marak di Tanah Air, meskipun sudah banyak kapal ilegal yang ditenggelamkan dan pemberian sanksi pidana kepada para pelakunya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, periode Agustus hingga saat ini terdapat 122 kapal asing yang berhasil ditangkap. Kapal-kapal tersebut, saat ini masih menunggu keputusan pengadilan untuk dilakukan penenggelaman.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, saat ini kapal ikan asing yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal kebanyakan beroperasi di wilayah perbatasan, karena sebagian besar kapal pencuri ikan tertangkap di kawasan tersebut.

“Mereka terus mencari celah mencuri ikan. Tangkapan 122 kapal ini sebagai bukti jika aktivitas pencurian ikan masih sangat banyak,” kata Susi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Ia menyebut, salah satu celah yang dilakukan para pelaku ilegal fishing tersebut  adalah bekerja sama dengan aparat di Indonesia. "Ada indikasi ke sana, nanti aparat patroli ke sini, mereka nangkap ikannya di sana," kata Susi mencontohkan.

Oleh karena itu, kata Susi, pihaknya akan melakukan penenggelaman kapal besar-besaran untuk menimbulkan efek jera.

“Saya akan usulkan kepada Pak Presiden untuk melakukan penenggelaman secara besar-besaran lagi supaya ada efek jera lagi, karena ternyata 122 (kapal ilegal) itu sangat banyak,” tandas dia.

Susi menegaskan, penenggelaman kapal ini tidak pandang bulu, karena tergolong dalam kejahatan transnational teroganisir.

“Kalaupun bukan pemain besar, pemainnya lebih kecil, ya sama juga transnational organized crime,” ujarnya.

Ia menuturkan, 122 kapal tersebut ditangkap oleh TNI AL, Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Polair, dan Bakamla. “Bendera kapalnya macam-macam, aAda yang dari negara ASEAN dan Mediterania,” tutur Susi.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top