Arti Penting Geopolitik Keamanan Maritim Indonesia

geopolitik,maritim,ugm,nasional,poros,marsetio

Kuliah Umum Laksamana Dr Marsetio

       

HARIAN RAKYAT, YOGYAKARTA - Laksamana TNI (Purn) Dr Marsetio menekankan pentingnya geopolitik keamanan maritim Indonesia dan hubungannya dengan ketahanan nasional. Kepala Staf TNI AL periode 2012-2015, ini memaparkan hal tersebut saat diundang Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (16/8). Marsetio didaulat untuk memberikan kuliah umum tentang kemaritiman di hadapan mahasiswa Pasca Sarjana UGM Yogyakarta.

Marsetio, yang saat ini merupakan utusan khusus Indonesia untuk International Maritime Organization (IMO) di London menjelaskan posisi Indonesia secara geopolitik dan bagaimana Indonesia dapat menjadi negara maritim yang besar dan disegani dalam tataran Internasional. Dikatakan Marsetio, dengan modal lautan yang begitu luas, Indonesia mempunyai posisi tawar yang sangat tinggi. Persoalannya sekarang adalah bagaimana mengoptimalkan modal tersebut demi kemajuan bangsa,” katanya.

Saat ini, sambung dia, pemerintahan Jokowi-JK terus mengupayakan dan memiliki komitmen yang kuat untuk mengembalikan kejayaan Indonesia di bidang maritim. Komitmen itu tertuang dalam visi Indonesia sebagai poros maritim dunia sebagaimana yang digagas Presiden Joko Widodo. Ia menyatakan dalam proses tersebut, UGM sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia juga ikut mempunyai peranan penting khususnya menyiapkan sumberdaya manusia yang handal.

Marsetio juga menyampaikan perkembangan langkah-langkah nyata yang sedang dilakukan pemerintah dalam rangka menguatkan peranan diplomasi maritim Indonesia di kancah Internasional. Salah satunya dengan memperjuangkan PT Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) yang merupakan merupakan perusahaan BUMN sebagai anggota International Association of Classification Society (IACS), sebuah badan internasional yang memiliki otoritas mengeluarkan klasifikasi perkapalan berstandar Internasional.

“Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar di bidang perkapalan, sudah saatnya BKI dapat diakui secara internasional sehingga devisa negara tidak lagi mengalir ke negara lain,” tukas Marsetio.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top