Kalijodo Mulai Rata Dengan Tanah

kalijodo,prostitusi

kalijodo-ilustrasi

       

Kawasan hiburan malam Kalijodo, Jakarta Utara, akhirnya diratakan dengan tanah menyusul langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan tempat itu sebagai kawasan hijau.

Sebanyak empat alat berat mulai meratakan bangunan dibantu ratusan personil Satpol PP dan TNI-Polri dengan atribut lengkap sudah bersiap berjaga-jaga di sepanjang Jalan Kepanduan II.

Sedangkan di sepanjang jalan terusan Bandengan ditutup untuk parkir kendaraan petugas dan truk pengangkut puing milik dinas tata air Pemprov DKI Jakarta.

"Pembongkaran tiga hari, pembersihan dan pengangkutan puing-puing atau sampah sekitar 1 minggu," kata Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi, Senin (29/2/2016).

Dia berharap  penertiban dapat berlangsung secara kondusif dan tak ada penolakan dari warga. Menurut dia, masih ada empat kepala keluarga (KK) yang belum meninggalkan lokasi. "Mudah-mudahan tak ada warga lagi. Sampai sekarang tinggal empat KK yang tersisa masih diberi penjelasan oleh Camat dan Lurah," tambahnya.

Sementara ribuan aparat gabungan dari Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan dan Dinas Kebersihan, mengawal jalannya pembongkaran. Dalam penertiban hari ini, aparat yang diterjunkan sebanyak 5.000 personel.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal mengatakan 5.000 personel gabungan yang diterjunkan tidak seluruhnya berada di lokasi penggusuran. Petugas disebar ke sejumlah lokasi, termasuk pengamanan lalu lintas dan kebersihan.

"Ada yang mengatur lalu lintas di tol agar tidak ada yang menonton, ada perhubungan, ada kebersihan. Kalau TNI-Polrinya sekitar 2.500 personel," kata Iqbal saat ditemui di kawasan Kalijodo.

Iqbal menambahkan, bahwa keberadaan TNI-Polri pada penggusuran Kalijodo ini sifatnya adalah memback-up Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Polisi akan mengedepankan upaya persuasif dalam penertiban ini, namun demikian Polisi juga siap untuk menegakan hukum apabila ada perlawanan atau tindakan kekerasan dari pihak manapun.

Sumber 

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top