Polisi Mutilasi Anak, KPAI: Seleksi Calon Polisi Harus Ketat

Spencer Platt/Getty Images

       

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam Soleh menyarankan Polri memperketat penyeleksian calon personel kepolisian. Hal ini disampaikan Asrorun menanggapi perkara anggota Satuan Intelijen Keamanan Polres Melawi, Kalimantan Barat, Brigadir Petrus Bakus yang diduga memutilasi dua anak kandungnya.

"KPAI meminta kepolisian melakukan langkah-langkah internal, termasuk evaluasi untuk lebih selektif dalam melakukan penjaringan anggota," ujarnya melalui keterangan tertulis kepada media, Jumat (26/2).

Sumber : CNNindonesia

Asrorun mengingatkan, orang tua, terutama yang bekerja sebagai polisi, seharusnya bertanggung jawab dalam pengasuhan dan perlindungan anak. Ia berkata, itu termaktub dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tenang Perlindungan Anak. 

Pasal 26 pada undang-undang itu mengatur kewajiban orang tua untuk mengasuh, memelihara, mendidik dan melindungi anak.

Asrorun juga meminta masyarakat untuk mengintensifkan pembinaan, terutama di lingkungan keluarga. Menurutnya, ketahanan keluarga merupakan faktor utama perlindungan terhadap anak. 

Asrorun menilai, pelaksanaan tanggung jawab sebagai orang tua seharusnya menjadi tolak ukur promosi atau demosi seseorang di suatu lembaga.

KPAI mendesak aparat penegak hujum untuk menyelidiki perkara dugaan mutilasi tersebut secara cepat dan akurat. "Itu untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan nyawa, apalagi anak," kata Asrorun.

       

Populer Berita Minggu Ini :

www.terbitnews.com

To Top

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so' - /opt/cpanel/ea-php56/root/usr/lib64/php/modules/mysqli.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0